Rabu, 24 Juni 2015

Olahraga dan Diabetes

Olahraga dan Diabetes - Hanya dengan aktivitas fisik, para penderita diabetes mellitus tipe 2 dapat menghilangkan lemak yang berakumulasi di organ hati dan perut serta menurunkan risiko penyakit jantung.
Para dokter sejak dahulu merekomendasikan kepada para penderita diabetes untuk melakukan olahraga secara teratur. Aktivitas fisik dapat berpengaruh terhadap berat badan dan juga melatih organ-organ seperti jantung, paru-paru dan hati. Teori bagaimana olahraga dapat mempengaruhi penumpukan lemak pada area-area di tubuh masih belum jelas, namun terdapat beberapa bukti bahwa lemak yang terdapat dalam organ-organ dalam seperti pada hati dan jantung lebih berbahaya dibandingkan yang terdapat di bawah kulit, sebab lemak “dalam” atau biasa disebut visceral fat, dapat mengeluarkan beberapa jenis hormone yang dapat mempengaruhi produksi kalori di tubuh.
              
Penelitian ini dilakukan oleh dr. HIldo J Lamb dari bagian Radiology University of Leiden, pada penelitian ini dr. Hildo dan kawan-kawan meneliti 12 laki-laki usia baya yang menderita diabetes untuk melakukan olahraga ringan-sedang secara intensif selama 6 bulan. Olahraga dilakukan selama 3,5 – 6 jam per minggu namun pola makan atau diet mereka tidak diubah. Setelah melakukan eksperimen olahraga, peneliti melakukan pemeriksaan MRI (magnetic resonance imaging).

Pada akhir pelatihan terlihat bahwa, walau tidak terjadi perubahan pada fungsi jantung, namun terlihat penurunan signifikan dari volume lemak yang terdapat di jantung dan paru-paru serta pada area perut.

Hildo berpendapat bahwa “Hati merupakan suatu organ yang penting dalam meregulasi distribusi lemak di dalam tubuh, maka dari itu reduksi lemak di hati dan lemak visceral dengan cara latihan fisik, dapat mempunyai efek terhadap akumulasi lemak di tempat lain, seperti di pembuluh darah yang dapat memicu plak jantung”.

Olahraga dan Diabetes